Menurut Kusnadi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, pemilih tradisional partai ini masih solid. Menjelang Pemilu 2009, jajaran struktural PDI Perjuangan telah melakukan langkah-langkah konkret untuk tetap menjaga kesolidan dan kekuatan mesin partai.
Upaya tersebut, di antaranya dengan melakukan penguatan di basis massa dan terus melakukan konsolidasi di tingkat ranting, anak cabang, cabang hingga provinsi. Dengan upaya-upaya itu, pihaknya yakin PDI Perjuangan masih bisa meraih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 mendatang, khususnya di Jawa Timur.
Dalam Pemilu 2009 mendatang, DPD PDI Perjuangan menargetkan raihan jumlah kursi di DPRD Provinsi sebesar 31 persen, atau sama dengan Pemilu 1999 lalu. Sebelumnya, di tahun 2004 lalu, PDI Perjuangan hanya mampu meraih 24 persen kursi di DPRD Jatim.
"Saya akui, kita masih butuh kerja keras. Namun, saya yakin dengan mesin partai yang masih berjalan baik, bukan mustahil hasil tersebut akan kita raih," tegas Kusnadi, Kamis (11/12).
Caleg DPRD Jatim no urut 1 dari Dapil Surabaya - Sidoarjo ini tidak menampik, banyak kader PDI Perjuangan yang pindah ke beberapa partai beraliran nasionalis, seperti PNBK, PDP, Gerindra dan Hanura. Namun, kata Kusnadi, hal itu sudah diantisipasi seluruh jajaran pengurus, kader serta simpatisan PDI Perjuangan di Jatim.
"Banyaknya kader yang pindah ke partai lain, saya kira tidak perlu dipermasalahkan. Itu adalah hal yang wajar, dalam iklim demokrasi yang saat ini berkembang di Jawa Timur," terangnya.
Seperti diketahui, sebuah lembaga survei menyatakan Gerindra menduduki rangking pertama sebagai 'partainya wong cilik'. Namun banyak pihak mempertanyakan kesahihan hasil survei tersebut, karena kepedulian tokoh Gerindra, yakni Prabowo Subianto terhadap wong cilik itu masih sebatas tayangan iklan di televisi. (vie)
Kamis, 11 Desember 2008 diposting pada kategori FOKUS UTAMA
Pemilih PDI Perjuangan Tak Akan Berkurang
SABETAN
25/07/10 Spiral Kekerasan dari Silang...
09/06/08 Klepek-Klepek...
01/06/08 Dengar, Dengarkan Lao...
22/05/08 Ngutang Demi...
26/05/08 Good Bye Demokrasi Prosedural An...
15/05/08 Weladalah,...