*** Jokowi-JK adalah kita *** Jokowi: Saya Haji, Bapak, Ibu, dan Adik Saya Juga Haji *** Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla *** Ir. H. Joko Widodo ***
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 03 Maret 2012 diposting pada kategori BERITA CABANG

Ketua DPC Kandidat Terkuat Cabup Lumajang

HASIL polling salah satu media lokal di Kabupaten Lumajang menempatkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, H Agus Wicaksono SSos sebagai kandidat terkuat calon bupati dalam pemilihan kepala daerah setempat 2013 mendatang. Mengapa, ini alasannya.
Polling dilakukan oleh kabarlumajang.net pada tanggal 5 sampai 12 Desember 2011 menyajikan lima tokoh sebagai kandidat kuat calon bupati Lumajang dalam pilkada 2013 mendatang. Hasilnya, Agus Wicaksono yang juga Ketua DPRD Lumajang mendapat dukungan terbanyak dari pembaca dengan raihan 35,6%.

Berikutnya, Sjahrazad Masdar (bupati) 24,7%, Ali Mudhori (anggota FKB DPR RI 2004-2009) 0,0%, As’at Malik (wakil bupati) 9,6%, dan Indah Pakarti 4,1%. Selain lima nama itu, pembaca media itu juga diberikan pilihan untuk calon independen tanpa nama dengan hasil 12,3% dan nama-nama itu tidak cocok semua 13,7%.

"Hasil polling di media sebagai salah satu cermin dukungan rakyat kepada ketua (Agus Wicaksono) tentu kita sambut gembira. Tapi, sebagai partai tentu saja kami tidak akan larut dalam euforia itu. Banyak tugas terutama untuk rakyat yang harus kami selesaikan," kata Sekretaris DPC Lumajang, Solikin SH kepada infokomnews, Sabtu (3/3).

Diungkapkan Solikin, dukungan warga Lumajang kepada Agus tidak saja terlihat dari hasil polling tersebut. "Dalam berbagai kesempatan bertemu dengan rakyat, saat reses misalnya, kami (anggota fraksi) kerap menerima pernyataan dukungan dari warga untuk ketua."

Dukungan dari warga bukan tanpa alasan. Masyarakat menilai positif kinerja DPRD Lumajang di bawah kepimiminan Agus. Untuk urusan mendanai pembangunan yang langsung ditujukan kepada rakyat melalui APBD, misalnya.

Dua tahun terakhir ini, kata Solikin, pihak dewan ngotot memberikan anggaran dengan nilai puluhan miliar per tahunnya untuk pembangunan infrastruktur berupa perbaikan jalan dan jembatan. Budjeting untuk infrastruktur lantaran banyaknya keluhan warga terhadap buruknya kondisi jalan dan jembatan.

"Jalan-jalan yang rusak sudah mulai bagus kembali. Perbaikan yang belum selesai tahun kemarin akan dituntaskan tahun ini. Untuk pendidikan, dewan juga menganggarkan pembangunan infrastruktur berupa penambahan ruang kelas baru seperti banyak keluhan yang kita tampung dari pihak sekolah," kata Solikin. (her)


Copyright (c) 2007 - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
Host by pusathosting.com & Design by Topiq
Web Master by Agiz YL